Thursday, December 15, 2011

Sahabat adalah Senyum




Indahnya bersahabat

Jika kita lihat orang-orang sekeliling kita, orang-orang bahagia ataupun orang-orang ceria adalah orang-orang yang memiliki banyak sahabat. “Persahabatan bagai kepompong, mengubah ulat menjadi kupu-kupu”. Tahu sepenggal lirik Kepompong yang dipopulerkan Sindentosca?



Memang kenyataannya sehabatlah yang menguatkan kita dikala kita lemah. Sahabat sebagai sumber inspirasi selain keluarga . Apalagi mungkin untuk beberapa orang yang kehidupannya jauh dari keluarga sudah menganggap sahabat sebagai satu persaudaraan atau satu kekeluargaan.

Sahabat yg baik akan mengerti ketika kita berkata "maaf, aku lupa!". 
Sahabat yg baik akan menunggu bahkan untuk slamanya ketika kita berkata "tunggu sebentar !". Sahabat yg baik tidak akan pernah pergi ketika kita berkata "tinggalkan aku sendiri!"

Disaat kita cacat, sahabat memperbaiki kita.
Disaat kita rapuh, sahabat menguatkan kita.
Disaat kita terluka, sahabat mengobati kita.
Disaat kita bahagia, sahabat pun ikut tertawa.

Tapi sedihnya, disaat kita bahagia atas kehadiran seseorang yang mencintai kita, sahabat hanya tersenyum. Sahabat tahu kita akan segera meninggalkannya. Terkadang kita terlalu bahagia dan melupakan sahabat. Padahal, hei…. sahabat masih disana, bersiap-siap menangkap kita apabila kita terjatuh atas cinta. Sahabat melapangkan pundaknya untuk memberikan tempat kita menangis dalam pelukan. Sahabat melapangkan hatinya untuk memberi tempat kita bercerita. Bahkan sahabat selalu menyisakan tempat di pikirannya untuk memikirkan kita.

Sahabat adalah gelar yang paling indah. Tapi ingat satu hal, jangan mencari persahabatan  tapi jadilah sahabat untuk semua.


No comments: